Monday, October 06, 2014 -
No comments
No comments
Dampak E-commerce Pada Industri Kreatif
E-commerce merupakan satu set dinamis , teknologi,aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan,konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, jasa,informasi
Dalam pengembangannya E-commerce memiliki 5 konsep dasar di antaranya :
- Automation
Otomasi bisnis proses sebagai pengganti proses manual (enterprise resource planning)
- Streamlining/Integration
Proses yang terintegrasi untuk mencapai hasil yang efisien dan efektif(just in time).
- Publishing
Kemudahan berkomunikasi dan berpromosi untuk produk dan jasa yang di perdagangkan(electronic Cataloging)
- Interaction
Pertukaran infromasi atau data antar pelaku bisnis dengan meminimalisasikan human error(electronic data interchange)
- Transaction
Kesepakatan dua pelaku bisnis untuk bertransaksi dengan melibatkan institusi lain sebagai fungsi pembayar(Electronic Payment).
Menurut Buku Pengembangan Industri Kreatif 2025, Industri Kreatif adalah
Industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas , keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu.
Industri Kreatif di Indonesia dibagi menjadi beberapa Sector :
- Periklanan
jasa periklanan termasuk :Produksi material iklan,kampanye relasi publik
- Arsitektur
Berkaitan dengan jasa desain bangunan,perencanaan,biaya konstruksi
- Pasar Barang Seni
Perdagangan barang-barang asli,unik, dan barang langka lewat galeri,lelang.
- Kerajinan
Kreasi produk dan tenaga pengrajin yang tidak diproduksi massal.
- Desain
Kreasi desain grafis,desain interior, desain produk, desain industri
- Fashion
Kreasi desain pakaian,desain alas kaki, dan aksesoris.
- Video,Film,Fotografi
Mengenai produksi video,film,dan jasa fotografi
- Permainan Interaktif
Kreasi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, dan edukasi
- Musik
Pertunjukan,reproduksi dan distribusi mengenai rekaman suara
- Seni Pertunjukan
Produksi/pembuatan pertunjukan seperti: teater, opera.
- Penerbitan dan percetakan
Penulisan & penerbitan buku,majalah,jurnal
- Layanan Komputer & piranti
Pelayanan komputer seperti pembuatan software,pengolahan data.
- Televisi & radio
Kreativitas pada Isi acara TV dan radio
- Riset
Penemuan dan penerapan pada ilmu & teknologi.
Hubungan Industri Kreatif & E-commerce
Dengan Teknologi yang semakin maju dan semakin banyak masyarakat yang membutuhkan internet, maka
jual-beli di indonesia juga semakin mudah.
Dengan mengakses ke beberapa situs E-commerce anda sudah
bisa mendapatkan barang yang diinginkan hanya dengan click-lalu transfer uang
ke rekening.
Dengan Kemudahan ini Industri kreatif semakin mudah
berkembang ,dampaknya adalah :
Target Pasar.
Target pasar yang semakin mudah dan jelas, coba anda
bayangkan jika kita memiliki toko mainan dan belum tentu pembeli akan ke toko
mainan anda setiap hari Tetapi dengan E-commerce kita dapat dengan mudah
mencakup seluruh target pasar kita.
Tidak memerlukan toko
“asli”
Dengan E-commerce,para pelaku Industri Kreatif tidak memerlukan toko
sesungguhnya ,mereka hanya perlu menjajalkan jualan mereka via Online melalui
Internet dan tanpa perlu bertatap muka dengan pembeli.
Barang jualan yang
jelas
Para pembeli yang akan membeli barang via internet ada
banyak cross-check dengan penjualan bagaimana kondisi barang tersebut, begitu
juga dengan Penjual sebaiknya memberitahukan seluruh informasi mengenai barang
jualan tersebut.
Yang paling dibutuhkan dalam E-commerce adalah kepercayaan
antara Pembeli dan Penjual, karena E-commerce dapat berjalan dengan baik jika
adanya rasa saling percaya.
Dengan pemerintah yang semakin gencar dalam memajukan
wirausaha dan Industri kreatif melalui Internet,saya rasa suatu saat nanti kita
dapat dengan bangga melihat batik-batik indonesia digunakan oleh orang-orang di
negara asing.
0 komentar:
Post a Comment