Sunday, February 08, 2015 -
No comments
No comments
Mesin catur(turk) yang curang
Catur automaton terdiri dari tokoh kayu berpakaian Turki (makanya disebut sebagai 'The Turk') yang tubuhnya muncul keluar dari sebuah kotak kayu besar yang penuh dengan roda gigi dan kabel. Ketika diaktifkan, sosok itu dapat bermain catur melawan manusia. Mesin ini tidak hanya menirukan gerakan bermain catur manusia, tetapi Mesin ini seakan akan bisa berpikir, merencanakan sesuatu dan memiliki strategi untuk mengalahkan lawannya. Bahkan mesin ini selalu menang dalam permainan catur. Dengan kata lain, ini bukan sebuah alat mekanis belaka, seperti boneka. Mesin Ini, menurut penemunya, adalah sebuah 'mesin yang dapat berpikir.' yang Sebenarnya.
![]() |
| mekanisme dalam boneka turki |
Tahun 1790, mesin ini akhirnya dibongkar dan disimpan oleh Kempelen. Kemudian Kempelen meninggal pada tahun 1804. Setelah kematian Kempelen, the Turk tetap disimpan sampai beberapa waktu sampai tahun 1805 ketika anak Kempelen memutuskan untuk menjualnya kepada Johann Nepomuk Mälzel, seorang musisi Bavaria dengan minat pada berbagai mesin dan perangkat. Mälzel, adalah orang yang mematenkan bentuk metronome, telah mencoba untuk membeli Turki sekali sebelumnya, sebelum kematian Kempelen. Upaya yang asli telah gagal, karena Kempelen mematok harga 20.000 franc;. Anak Kempelen menjual mesin itu kepada Mälzel hanya setengah dari harga sebelumnya.
Maelzel merekonstruksi mesin otomat ini dan juga melakukan tur dengannya keseluruh Eropa serta sempat mengalahkanNapoleon Bonaparte, sebelum membawanya ke Amerika pada tahun 1826. Sekali lagi mesin ini selalu menghibur dan mempesona penonton karena mesin ini selalu dapat mengalahkan manusia dalam permainan catur.
![]() |
| Bagian dalam kotak/meja yang diperlihatkan pada penonton |
![]() |
| sebelah kanan adalah ruang yang tidak pernah dibuka utk penonton |
Rahasia the Turk terungkap pada 6 Februari 1837, hampir tujuh puluh tahun setelah penciptaan mesin otomat the Turk, dalam sebuah artikel tell-all yang dipublikasikan oleh Philadelphia National Gazette Literary Register. Artikel tersebut menceritakan bahwa sebenarnya ada ruang seukuran laki laki dewasa didalam kotak dimana tubuh the Turk muncul (mereka tidak berada dalam tubuh turk seperti pikiran Poe). Orang yang bersembunyi di ruang inilah yang sebenarnya bermain catur dan menjalankan the Turk, dan kemenangan selalu dicapai karena yang bersembunyi adalah orang orang yang master dalam permainan catur, salah satunya adalah yang juga menulis artikel tersebut.





0 komentar:
Post a Comment